Ibu Hamil Meninggal Setelah Ditolak 4 RS, Kadiskes Sulsel: Ini Hanya Kurang Koordinasi

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-- Penolakan seorang ibu hamil asal Kabupaten Bulukumba terhadap sejumlah rumah sakit di Kota Makassar mendapat perhatian dari Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari mengatakan penolakan tersebut disebabkan kurangnya koordinasi dan sistem informasi rumah sakit juga menjadi faktor minimnya pemberitahuan kepada masyarakat.

"Ini hanya kurang koordinasi. Saya kira, tidak ada rumah sakit yang menolak karena pada akhirnya ditangani di Rumah Sakit Wahidin," kata Ichsan, Senin (14/12/2020).

Untuk sistem informasi rumah sakit, kata dia, pihaknya akan mengembangkannya, agar mudah diakses masyarakat.

Terkait pelayanan yang belum maksimal, Ichsan menegaskan tidak boleh diarahkan kepada siapa yang salah, melainkan sistem yang harus diperbaiki.

"Tidak ada orang yang mau mencelakai," singkatnya.

Sebelumnya kasus penolakan tersebut menimpa Hartina. Hartina dinyatakan meninggal dunia usia mendapatkan penanganan di RS Wahidin. Mirisnya, Hartina sempat ditolak oleh sejumlah rumah sakit di Kota Makassar.

Di antaranya RSUD Labuang Baji, RS Plamonia, RSIA Kartini dan RSIA Ananda.

Diketahui penolakan tersebut disebabkan beberapa alasan seperti ruang ICU sudah penuh dan Hartina dinyatakan tak memiliki surat keterangan hasil pemeriksaan tes kesehatan Covid-19. (Anti/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan