Kejati Sulbar Telisik Dugaan Fee DAK Pendidikan

Senin, 14 Desember 2020 13:36

ILUSTRASI.

FAJAR.CO.ID, SULBAR — – Kejaksaan Tinggi Sulbar kini sedang menelusuri dugaan penyelewengan Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan yang telah mengucur ke ratusan sekolah SMA/SMK se Sulbar. Diduga ada fee atau cash back dari pihak sekolah ke Dinas Pendidikan Sulbar.

Kasipenkum Kejati Sulbar, Amiruddin mengatakan sejumlah kepala sekolah menengah atas telah dimintai keterangan. “Itu laporan masyarakat yang kita tindaklanjuti. Dugaannya ada pungutan atau potongan anggaran, diduga dari dinas (Disdik),” katanya, Minggu, 13 Desember.

Kendati dia belum bisa merinci jumlah kepala sekolah yang diperiksa. Yang jelasnya, kata dia, pemeriksaan dilakukan di kejari-kejari enam kabupaten di Sulbar.

“Diduga anggaran yang cair kemudian ada fee atau berupa cash back. Ada banyak sekolah yang akan kami periksa. Saat ini sudah banyak yang kami periksa, cuma datanya di kantor belum saya lihat,” jelasnya.

Kadis Pendidikan Sulbar, Prof Gufran Darma Dirawan yang dikonfirmasi mengaku tidak tahu menahu soal dugaan fee dari pihak sekolah ke dinas ini. “Tidak pernah ada saya tahu soal fee. Dan saya tidak pernah mendengar ada fee-fee seperti itu,” katanya.

Dia pun mengaku telah mewanti seluruh kepala bidang di dinasnya agar tidak melakukan tindakan melawan hukum seperti itu. Itu disampaikan saat baru menjabat sebagai kepala dinas Oktober lalu menggantikan Arifuddin Toppo.

Komentar