Parkir Liar di Depan Hotel Fox Jalan Hasanuddin, Dishub Makassar Diminta Tegas

Senin, 14 Desember 2020 09:53

Faisal Silenang

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Parkir liar di jalan Sultan Hasanuddin pas depan Hotel FOX belum juga ditertibkan pihak Dinas Perhubungan Kota Makassar. Akibatnya jumlah kendaraan yang parkir dibahu jalan itu semakin hari semakin banyak, dan hal itu semakin memperparah kondisi di jalan di wilayah itu.

Salah satu pengguna jalan di wilayah itu, Faisal Silenang SH mengaku kalau ia kadang bingung dengan pemilik kendaraan yang tidak memperhatikan rambu lalul intas terkait adanya larangan parkir di bahu jalan. “Kasihan masyarakat yang bermukim di wilayah itu karena depan rumah mereka terparkir kendaraan dan menutup akses keluar masuk pemilik rumah,” jelasnya.

Menurur Faisal Silenang yang juga berprofesi sebagai lawyer ini, Dishub harus tegas, peraturan harus dijalankan. Jangan membiarkan kondisi ini dan akhirnya masyarakat dirugikan.

Harusnya pemilik Hotel dan toko di wilayah itu ditegur karena tidak memiliki lahan parkir yang memadai. Akibatnya tamu-tamu mereka parkir sembarangan.

Sebut saja beberapa ruas jalan yang terpantau menjadi biang kemacetan akibat parkir liar, yakni Jl Sultan Hasanuddin, depan Citadines Hotel, Jl Hertasning Baru, dan Jl Pengayoman depan Toko Bintang.

Di daerah ini terpantau ada hotel dan toko yang tak memiliki parkiran luas, sehingga para pengunjung atau tamu memilih memarkir kendaraannya di bahu jalan.

Kepala Dishub Kota Makassar, Mario Said mengatakan, pihaknya akan aktif melakukan penertiban terhadap pengendara yang melanggar parkir. Di mana sebagian besar kendaraan melewati area parkir dan mengambil bahu jalan.

Ini kita lakukan peringatan kepada toko-toko yang melanggar, bahkan di infokan bahwa ada beberapa hotel juga yang tamunya parkir di bahu jalan dan rumah warga.

“Di laporkan parkirannya melewati batas dan mengambil sebagian besar jalanan. Sehingga itu menimbulkan kemacetan,” kata Mario

Sambung Mario, pihaknya akan bekerja sama dengan kepolisian terhadap para pelanggar. Dengan begitu, kendaraan yang kedapatan melanggar akan ditilang di tempat.

Begitupun dengan toko atau hotel yang ditempati pemilik kendaraan, bisa dituntut cabut izinnya atau di sanksi.

“Penindakan ini akan terus dilakukan Dishub demi mengurangi kemacetan yang diakibatkan parkiran,”ucapnya.

Sementara beberapa pemilik toko dan pengelola hotel yang bersangkutan saat dimintai keterangannya belum bisa memberikan komentar. (rls/fajar)

Bagikan berita ini:
6
3
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar