Pasal Penghasutan Habib Rizieq, Fraksi PKS: Bagaimana Penjelasannya karena Publik Bertanya-tanya?

Senin, 14 Desember 2020 10:22
Pasal Penghasutan Habib Rizieq, Fraksi PKS:  Bagaimana Penjelasannya karena Publik Bertanya-tanya?

Ketua Fraksi PKS DPR Ri Jazuli Juwaini

Selain itu, Jazuli juga menyoroti pengenaan delik pidana lain tentang penghasutan mengacu pada Pasal 160 dan 216 KUHP.

Pada intinya, anggota Komisi I DPR itu mengatakan, aparat dituntut untuk dapat menjawab keraguan, kritik, dan pertanyaan publik tersebut. Karena itu, lanjut Jazuli, asas profesionalitas dan proporsionalitas harus benar-benar ditunjukkan aparat.

“Jika masalahnya pelanggaran protokol kesehatan akibat kerumunan, apakah tuntutan serupa ditegakkan untuk pelanggar lainnya yang publik melihat banyak terjadi di berbagai tempat. Lalu jika dituntut dengan pidana penghasutan, bagaimana penjelasannya karena publik juga bertanya-tanya?” ungkap Jazuli.

Di sisi lain, Fraksi PKS mengapresiasi langkah Habib Rizieq Shihab dan FPI yang telah berkomitmen menempuh koridor hukum. Menurutnya, Habib Rizieq Shihab dengan kesadaran penuh datang memenuhi panggilan polisi, diikuti tersangka lain.

Sebelumnya, lanjut Jazuli, Habib Rizieq Shihab juga telah menyatakan permintaan maafnya secara terbuka akibat kerumunan yang terjadi serta meminta pendukungnya untuk tetap tenang mengikuti proses hukum.

Menurut Jazuli, Fraksi PKS terus mengawal kasus ini. Terhadap peristiwa meninggalnya 6 orang Laskar FPI, Fraksi PKS meminta klarifikasi Kapolri Jenderal Idham Azis, dan mendorong terbentuknya Tim Pencari Fakta Independen, termasuk investigasi melalui Komnas HAM yang tengah berjalan.

Bagikan berita ini:
7
8
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar