Syekh Ali Jaber Beri Ucapan Duka ke FPI, Gus Nuril: Jangan Campur Urusan Politik di Indonesia

Senin, 14 Desember 2020 18:27

Syekh Ali Jaber dan Gus Nuril (dok Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Tokoh Nahdatul Ulama (NU) Nuril Arifin atau Gus Nuril memperingatkan Syekh Ali Jaber agar tidak ikut berkomentar dan menyalahkan aparat kepolisian terkait penembakan 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) di tol Jakarta-Cikampek Senin pekan lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Syekh Ali Jaber mendoakan 6 laskar FPI itu sebagai syuhada karena kematian mereka dalam rangka mengawal Ulama.

“Dia mengucapkan dan berdoa kepada orang yang mengawal Rizieq Shihab kemudian terjadi kontak senjata, sebagai syuhada, sebagai pembela Ulama, ini harus dilurukan dulu,” ujar Gus Nuril melalui sebuah video yang beredar, Senin (14/12).

Gus Nuril meminta Ali Jaber agar tidak mencapur urusan politik Indonesia. Sebab, Ali Jaber sendiri baru beberapa tahun menjadi warga negara Indonesia.

“Saya minta sudara Ali Jaber untuk tidak mencampuri urusan Politik di Indonesia, karena anda tidak paham tentang sejarag bangsa ini. Anda baru saja masuk sebagai WNI, itu pun tidak jelas motovasi anda apa,” kata Gus Juril.

Lebih lanjut GUs Nuril mengatakan, bole mendoakan 6 laskar FPI itu, akan tetapi Ali Jaber tidak pautut menyalahkan pihak aparat penegak hukum.

“Boleh-boleh saja, sah-sah saja mendoakan untuk seseorang. Tetapi dengan menempatkan seolah-olah pihak kepolisian sebagai tersangka yang melakukan penzaliman kepada warga negara, ini terlalu semborono,” kata Gus Nuril.

Komentar