Teman Sesama Tahanan Histeris, Berebut Cium Tangan dan Peluk Habib Rizieq

Senin, 14 Desember 2020 22:00

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (12/12).` (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Sudah dua hari, Imam Besar FPI Habib Rizieq dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) narkoba Polda Metro Jaya. Kabarnya, Habib Rizieq menjadi idola para tahanan lain. Mereka dikabarkan histeris tak menyangka bisa berada dalam satu sel dengan Habib Rizieq Shihab.

Salah satu akun Twitter bernama Fahmi Alkatiri alias @FKadrun menyampaikan, para tahanan yang penuh tatto di badan itu berebut untuk mencium tanhan Habib Rizieq Shihab, bahkan dari mereka tidak mau melepas pelukannya terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu.

“Habib Rizieq masuk sel blok narkoba para tahanan bertato berebut peluk dan cium tangannya, ada beberapa tahanan menangis gak mau lepas memegang dan memeluk HRS, mereka nggak nyangka bisa bertemu dengan Habib Rizieq Syihab,” kata Fahmi Alkatiri alias @FKadrun di Twitter, Senin (14/12/2020).

Sementara itu, dari dalam tahanan HRS menulis surat untuk istri dan anak-anaknya. Surat tersebut ditulis Rizieq pada Senin, (14/12) dari dalam Rumah Tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya.

Dalam surat tersebut, Rizieq mengabarkan kondisinya baik-baik saja setelah menghuni tahanan sejak Minggu (13/12) dini hari. Dia mengaku diperlakukan dengan baik oleh petugas rutan.

’’Aba (Bapak, Red) dalam kondisi sehat wal’afiat, aman dan nyaman, tenang dan senang, tidak ada sedikitpun perasaan duka dan sedih, atau khawatir dan takut, semua petugas tahanan baik,’’ tulis Rizieq dalam tersebut.

Rizieq mengatakan akan menjalankan ibadah puasa setiap hari. Oleh karena itu, dia meminta keluarganya tidak perlu setiap saat mengirimi makanan. Cukup menjelang waktu buka puasanya saja. ’’Sedangkan untuk sahur, cukup kurma dan cemilan saja. Boleh juga kirim teh/susu di termos kecil untuk buka,’’ lanjut Rizieq dalam surat tersebut.

Selain itu, Rizieq juga meminta dikirimi kitab-kitab agama. ’’Terkait pesanan aba berupa kitab-kitab dan keperluan sehari-hari, jangan dikirim sekaligus, tapi bertahap,’’ pintanya.

Di akhir suratnya, Rizieq menyampaikan salam untuk para habaib dan umat agar tetap semangat melakukan revolusi akhlak. Serta menerapkan protokol kesehatan. Tak lupa dia mendoakan agar pandemi Covid-19 bisa segera berlalu.

Seperti diketahui, sebelumnya, Penyidik Polda Metro Jaya memutuskan menahan Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Dia ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya. Penahanan dilakukan pada 12–31 Desember 2020. (msn-jpg/fajar)

Komentar