Jelang Vaksinasi COVID-19 Secara Massal, 23 Ribu Orang Dilatih Jadi Tenaga Vaksinator

Kendaraan yang membawa vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Kantor Pusat PT Bio Farma (Persero), di Jalan Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Senin (7/12) dini hari. Foto: ANTARA/BPMI Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan tenaga kesehatan untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19 secara massal.

Ada 23 ribu orang yang dipersiapkan sebagai tenaga vaksinator. Sampai dengan 5 Desember, sudah dilakukan pelatihan sebanyak 12.408 orang untuk 21 provinsi.

“Sementara workshop penyiapan bagi tenaga vaksinator ini telah dilangsungkan untuk 29.635 orang dari 34 provinsi,” kata Oscar dalam keterangan pers Juru Bicara Pemerintah COVID-19 yang disiarkan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), Senin (14/12).

Artinya, kata dia, rencana vaksinasi COVID-19 ini sudah berjalan sesuai rencana. Kesiapan pelaksanaannya dilakukan dari pengadaan barang hingga penyiapan sumber daya manusia (SDM).Selain vaksinasi, kata Oscar, upaya mengedukasi masyarakat sebelum program itu berjalan juga tidak kalah pentingnya. Upaya edukasi ini harus dilakukan secara merata ke seluruh daerah.

“Kami menginginkan bahwa masyarakat itu paham tentang pentingnya vaksinasi ini. Pemahaman kami tentang kehalalan juga sudah kami upayakan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI),” kata Oscar.

Hal yang ketiga adalah efektivitas vaksin tersebut juga harus dikomunikasikan dengan benar kepada masyarakat.

“Yang tidak boleh ditinggalkan adalah mengomunikasikan kepada masyarakat agar mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan dengan baik, itu adalah cara paling ampuh untuk melindungi masyarakat,” tegas Oscar Primadi.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR