Pelaku Pembakar Pos Polisi di Makassar Diduga Lebih dari Satu Orang

Pos polisi yang dibakar di Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kasus pembakaran pos polisi Polrestabes Makassar pada Minggu kemarin menggunakan bom molotov masih dalam penyelidikan oleh polisi.

Dua hari pasca kejadian, polisi menyebut, dalam rekaman CCTV memang pelaku hanya berjumlah satu orang saja. Namun itu bisa saja bertambah.

“Dari rekaman CCTV, aksi memang dilakukan satu orang. Tapi tidak menutup kemungkinan, pelaku bisa lebih dari satu orang,” jelas Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu, Selasa (15/12/2020).

Jejak digital pelaku terus ditelusuri oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Makassar. Salah satunya nomor ponsel yang dianggap mencurigakan.

“Kami masih lakukan penyelidikan, pemeriksaan saksi, menelusuri jejak digital pelaku. Dalam waktu dekat semoga kita bisa ungkap dan akan kita sampaikan ke teman media,” tambah dia.

Modus dari pelaku pun tak luput dari penelusuran polisi. Apalagi saat kejadian, pelaku meninggalkan sepucuk surat dengan nada yang seakan-akan tak senang dengan aparat kepolisian.

“Saksi yang ada di lokasi sekitar, kelompok pelaku dengan modus yang sama. Kita pelajari modusnya seperti apa lalu kita kita telusuri. Termasuk jejak digital seperti nomor ponsel yang mencurigakan,” terang jebolan Akpol 1993 ini.

Pos lalu lintas yang berada di simpang empat Jalan A.P. Pettarani – Jalan Urip Sumohardjo, Makassar dibakar oleh Orang Tak Kenal (OTK), pada Minggu (13/12/2020).

Komentar


KONTEN BERSPONSOR