Sidang Brigjen Prasetijo Utomo, Djoko Tjandra Beber Peran Eks PM Malaysia

Selasa, 15 Desember 2020 09:25

Djoko S Tjandra saat hadir sebagai saksi pada persidangan terhadap Pinangki Sirna Malasari (berkerudung hijau) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (9/11). Foto: Ricardo/JPNN.COM

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Djoko Soegiarto Tjandra menceritakan kisah tentang awal dirinya dekat dengan pengusaha Tommy Sumardi (TS).

Ada peran mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak yang membuat Djoko dan Tommy memiliki hubungan dekat. Djoko mengisahkan hal tersebut saat bersaksi pada persidangan terhadap Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (15/12).

Semula pada persidangan itu Hakim Joko Subagyo menanyakan awal kedekatan Djoko dengan Tommy, padahal mantan buron kasus korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali itu punya kolega kondang seperti Setya Novanto.

Menurut Djoko, kisah itu bermula ketika dirinya bertemu Novanto pada 1995. Kala itu Novanto mempekerjakan Tommy. “Pak TS (Tommy Sumardi, red) itu sepertinya karyawan Pak Setya Novanto. Kenalan saya dari situ,” kata Djoko.

Djoko juga menyebut Tommy ternyata pernah menjadi anak buahnya. Sebab, Tommy pernah menjadi chief security di Mal Taman Anggrek yang notabene salah satu unit usaha Djoko. Namun, bos PT Era Giat Prima itu baru mengetahui Tommy pernah menjadi anak buahnya justru dari persidangan.

“Sebelum-sebelumnya saya enggak mengetahui beliau itu bekerja di perusahaan saya,” kata Djoko.

Lantas, bagaimana Djoko mengetahui Tommy punya hubungan luas di elite Polri?

Menurut Djoko, dirinya mengetahui Tommy dekat dengan petinggi Polri justru dari eks PM Malaysia Najib Razak. Tommy dan Najib ternyata berbesan. Pesta pernikahan putra Najib dengan putri Tommy pun digelar di Jakarta pada 2019.

Djoko menyebut Najib merupakan sahabat dekatnya. “Pada pesta perkawinannya hampir semua pejabat senior dari kepolisian menghadiri pesta itu. Saya pun diberitahukan Prime Minister Najib, kebetulan beliau itu teman baik saya,” tambah Djoko.

Pengusaha asal Sanggau, Kalimantan Barat itu mengaku pernah menolong Najib dalam membangun Djoko menambahkan, dirinya berteman baik dengan Najib.

Taipan yang juga sering disebut dengan julukan Joker itu mengaku pernah menolong Najib membangun proyek Menara The Exchange 106 di Tun Razak Exchange, Kuala Lumpur, Malaysia.

“Itu tanah saya beli, beliau minta saya beli tanah di situ, itu yang mungkin semua juga tahu projek yang dinamakan 1MDB (Malaysia Development Berhad, red). Hubungan saya pada 2014 dengan beliau cukup dekat sehingga dengan pengalaman saya, beliau minta barter,” tutur Djoko.

Karena info dari Najib pula Djoko menghubungi Tommy yang punya koneksi kuat di Polri.

“Saya telepon beliau (Tommy, red) pada Maret 2020. Itu praktiknya semua nyambung dari situ,” jelas dia. (jpnn/fajar)

Komentar