Soal Gaji dan Tunjangan, Fraksi Golkar Kecewa Sikap PSI

Selasa, 15 Desember 2020 10:04

Anggota DPRD DKI Jakarta Judistira (ist)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta mengakui ada anggotanya yang ikut walk out (WO) saat Fraksi PSI bacakan pandangan umum di rapat paripurna DPRD.

Rapat paripurna ini terkait Raperda Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi (RDTR-PZ) digelar Senin (14/12).

Bagi Fraksi Golkar DKI, walk out-nya sejumlah anggota dewan dari berbagai partai dikarenakan rasa kecewa kepada PSI.

“Ya, ada yang keluar, ada yang tidak, biasa saja menurut saya,” kata Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira, Senin (14/12/2020).

Menurut Judistira, aksi walk out merupakan hal biasa dalam dinamika anggota dewan. Judistira menyebut, PSI pun pernah melakukan walk out saat rapat paripurna.

“Ya saya kira biasa saja, dalam rapat ada dinamika walk out atau interupsi itu hal yang biasa saja. PSI juga kan pernah walk out dari rapat paripurna, jadi biasa biasa saja lah,” ujarnya.

Judistira pun menyebut kemungkinan alasan sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta walk out saat PSI membaca pandangan umumnya.

Judistira menilai ada rasa kecewa anggota dewan dengan sikap PSI terkait anggaran tahun 2021.

“Ini kan mungkin bentuk kekecewaan teman-teman atas kebohongan publik yang disampaikan Fraksi PSI bahwa ada kenaikan tunjangan dan gaji anggota DPRD DKI di tahun 2021,” katanya.

Bagikan berita ini:
3
6
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar