Awasi WNA, Tempora Bandara Sulhas Resmi Dibentuk

Rabu, 16 Desember 2020 15:48

Tim Pengawasan Orang Asing Bandar Udara Sultan Hasanuddin (Timpora Bandara Sulhas)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Tim Pengawasan Orang Asing Bandar Udara Sultan Hasanuddin (Timpora Bandara Sulhas) resmi dibentuk dan dikukuhkan oleh Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan (Sulsel), Dodi Karnida sebagai pembina.

Timpora yang menurut ketentuannya secara otomatis diketuai oleh Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Makassar beranggotakan antara lain unsur Angkasa Pura, Otoritas Bandara, Bea Cukai, Karantina Kesehatan Pelabuhan, TNI AU, dan Komunitas Maskapai Penerbangan.

Dodi menyampaikan Timpora Bandara ini, merupakan Tim yang dibentuk kedua di Indonesia setelah Timpora Bandara Juanda di Surabaya.

Pasalnya, di Bandara Sulhas sendiri sangat relevan untuk dibentuk tim pengawasan orang asing, karena jumlah orang asing yang terdata di Sulawesi Selatan saat ini, sebanyak 2.154 orang, yakni WNA pemegang izin tinggal (487) maupun pengungsi (1.667) yang tinggal di 22 rumah singgah (community house).

“Jumlah orang asing sebenarnya pasti lebih banyak karena tidak semua WNA yang ada di Sulawesi Selatan itu pernah memohon atau mengajukan perpanjangan izin tinggal di Kantor Imigrasi Makassar, Parepare maupun Palopo,” ujar Dodi, dalam sambutannya, di ruang rapat Bantimurung PT. Angkasa Pura I, Rabu (16/12/2020).

Dody mengatakan jumlah orang asing lebih banyak di Sulsel. Hal tersebut, lanyaran tidak semua WNA yang ada di Sulsel pernah memohon atau mengajukan perpanjangan izin di kantor imigrasi.

Komentar