Balas Pernyataan Ridwan Kamil Soal Kerumunan Massa HRS, Mahfud MD: Saya Bertanggungjawab

Rabu, 16 Desember 2020 19:34

Mahfud MD

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD angkat bicara terkait pernyataan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil soal dirinya yang dianggap bertanggungjawab atas kerumunan massa di acara Habib Rizieq Shihab.

Mahfud mengaku bertanggungjawab atas kepulangan HRS hingga mengizinkan imam besar FPI itu dijemput dari Bandara Soekarno Hatta hingga Petamburan.

“Siap, Kang RK. Saya bertanggungjawab. Saya yang umumkan HRS diizinkan pulang ke Indonesia karena dia punya hak hukum untuk pulang,” kata Mahfud di akun Twitter bercentang biru miliknya, Rabu (16/12/2020).

“Saya juga yang mengumumkan HRS boleh dijemput asal tertib dan tak melanggar protokol kesehatan. Saya juga yang minta HRS diantar sampai ke Petamburan,” lanjut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Hanya saja, Mahfud MD menjelaskan diskresi yang diberikan pemerintah hanya untuk acara penjemputan HRS. Setelah itu, diluar tanggung jawab pemerintah.

“Diskresi pemerintah diberikan utk penjemputan, pengamanan, dan pengantaran dari bandara sampai ke Petamburan. Itu sudah berjalan tertib sampai HRS benar-benar tiba di Petamburan sore. Tapi acara pada malam dan hari-hari berikutnya yang menimbulkan ketumunan orang sudah di luar diskresi yang saya umumkan,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai, semua kekacauan terkait Habib Rizieq Shihab dari mulai kedatangannya di Indonesia hingga kerumunan di beberapa tempat, karena adanya statemen Menko Polhukam Mahfud MD.

Seperti diketahui, Mahfud MD saat itu mempersilahkan pendukung Habib Rizieq untuk melakukan penjemputan di Bandara Soekarno Hatta namun dalam keadaan yang damai dan tertib.

“Izinkan saya beropini secara pribadi terhadap rentetan acara hari ini. Pertama menurut saya, semua kekisruhan yang berlarut-larut ini dimulai sejak adanya statement dari Pak Mahfud, di mana penjemputan HRS ini diizinkan,” ujar Ridwan Kamil di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (16/12).

Ridwan Kamil datang di Mapolda Jawa Barat untuk diperiksa terkait kerumunan yang dibuat Habib Rizieq di Megamendungm Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan, statemen Mahfud MD yang mengizinkan penjemputan Habib Rizieq di Bandara ditafsirkan oleh masyarakat berbeda-beda sehingga terjadi kerumunan-kerumunan di tempat lain.

“Di situlah menjadi tafsir dari ribuan orang yang datang ke bandara ‘selama tertib dan damai boleh’, sehingga terjadi kerumunan yang luar biasa. Nah sehingga ada tafsir ini seolah-lah diskresi dari Pak Mahfud kepada PSBB di Jakarta, di Jabar dan lain sebagainya,” papar Riwan Kamil.(msn-jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
9
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar