Dinilai Sepihak, IPW Tidak Yakin Penembakan Anggota FPI Diungkap Terang Benderang

Rabu, 16 Desember 2020 17:50

Ketua Prsidium IPW, Neta S Pane (Dok JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID — Indonesia Police Watch (IPW) tidak yakin pihak kepolisian akan mengungkap secara terang benderang tewasnya enam laskar FPI.

Sebab, rekonstruksi dilakukan secara sepihak oleh pihak kepolisian yang terlibat dalam baku tembak tersebut.

“Apalagi, rekonstruksi yang dilakukan polisi hanya bersifat sepihak, sehingga tidak terang benderang,” kata Ketua Peresedium IPW, Neta S Pane, Rabu (16/12/2020)

Kalaupun mau melibatkan saksi, lanjutnya, sudah tidak ada. “Karena semua saksi sudah tewas ditembak polisi dengan alasan melakukan perlawanan kepada petugas,” pungkas Neta.

Sebelumnya, Bareskrim Mabes Polri melakukan rekonstruksi di KM 50 Tol Jakarta – Cikampek pada Senin dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Rekonstruksi yang berjalan sekitar 4 jam itu memeragakan 58 adegan. Rekonstruksi melibatkan penyidik gabungan Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) dan Bareskrim Polri.

Proses rekonstruksi tersebut juga mengundang Komnas HAM dan sejumlah lembaga masyarakat sipil. Namun KontraS, Amnesty International Indonesia, dan Komnas HAM tak hadir dalam rekonstruksi tersebut.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan rekonstruksi insiden bentrok anggota Laskar FPI dan polisi di Tol Cikampek KM 50 berdasarkan keterangan 28 saksi.

“Di sana ada saksi dari masyarakat, pihak polisi, jadi ada 28 orang yang memberikan keterangan,” kata Ahmad dalam konferensi pers, Senin, 14 Desember 2020.

Bagikan berita ini:
4
1
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar