Jokowi Bersedia Suntik Vaksin Pertama, Ferdinand: Aa Gym Semoga Baca, Biar Tahu Perkembangan

Rabu, 16 Desember 2020 17:35

SIMULASI: Petugas medis bersiap menyuntikkan vaksin saat simulasi pemberian vaksin covid-19 di Puskesmas Tapos, Kamis (2...

FAJAR.CO.ID — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku bersedia menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19. Hal itu, kata Jokowi, agar masyarakat meyakini bahwa vaksin yang digunakan aman.

“Saya ingin tegaskan lagi, nanti saya yang akan menjadi penerima pertama, divaksin pertama kali. Hal ini untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman,” tegas Jokowi dalam pernyataan persnya secara daring, Rabu (16/12/2020).

Menanggapi itu, eks kader Partai Demokrat, Ferdinand Hutahean merespon baik rencara Jokowi tersebut.

Dia mengatakan, dengan bersedianya presiden untuk disuntik vaksin, maka orang-orang yang menaru curiga bisa menjadi percaya.

“Semoga orang-orang yang mau curiga dan ragu dengan vaksin ini menjadi percaya dan ikut program vaksinasi agar tujuan vaksin tercapai,” kata Ferdinand di twitternya, Rabu (16/12).

Lebih lanjut, Fardinand menyarankan penceramah Abdullah Gymnastiar atau lebih dikenal sebagai Aa Gym agar membaca berita tersebut.

“Untuk @aagym semoga baca biar tau perkembangan,” kata Ferdinand.

Sebelumnya, Aa Gym meminta sejumlah pejabat negara agar terlebih dahulu disuntik vaksin. Mulai dari ketua DPR RI hingga Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin.

Hal itu dilakukan, menurut Aa Gym agar masyarakat bisa percaya dan yakin terhadap vaksin tersebut.

“Memang bagus vaksin kalau sudah terbukti teruji, supaya masyarakatnya percaya, ya Pak Presiden, Wakil Presiden, Ketua MPR, Ketua DPR, para Menteri, dan para Jenderal yang pemberani itu harus berani divaksin dulu, kalau nanti ingin masyarakat yakin. Nanti barisan kedua mungkin petugas kesehatan,” kata Aa Gym melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Rabu (16/12).

Komentar