Melanggar Perjanjian Awal, Saham Dikonversi Menjadi Lahan Batu Bara Lamuru

Rabu, 16 Desember 2020 15:34

Lahan Batu Bara Lamuru

FAJAR.CO.ID, BONE — Ada empat nama daftar pemilik saham di PT Pasir Walannae. Indrawati 57 persen, Bahrun Alwi 30 persen, Andi Ulfana Promal Pawi 8 persen, dan Nini 5 persen.

Diantara keempat nama itu Bahrun Alwi mengonversi sahamnya menjadi sebuah lahan seluas 59 hektare dan tidak lagi menerima deviden setiap tahunnya.

Cuman, bagi Forum Mari-mario konversi lahan tersebut di luar dari perjanjian. Sebab, sejak awal diambil alihnya kembali lahan masyarakat ini tidak ada boleh dijual. Hanya saja disewakan kepada perusahaan dengan sistem bagi hasil.

“Kelompok Haji Bahrun yang paling banyak merusak. Sekarang disarankan Haji Bahrum harus melakukan rehabilitasi semua lahan yang sudah ditinggalkan, dan harus memperbaiki seluruh saluran irigasi,” Kata Ketua Forum Mari-mario, Andi Amirullah Rabu (16/12/2020).

Selain itu, ada penambang liar di atas izin PT Pasir Walennae dan itu sulit untuk digeser langsung. “Satu-satunya cara untuk menggeser para penambang yang tidak memahami aturan pertambangan perusahaan wajib mempersyaratkan Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP),” terang mantan Dekan Pertambangan UVRI itu.

Bagikan berita ini:
2
10
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar