Sama-sama Tinggalkan Surat, Pelempar Pos Polisi di Mariso dan Panakkukang Beda

Rabu, 16 Desember 2020 19:59

Pos Polisi di Jalan Dr Sam Ratulangi, Kecamatan Mariso, pada Oktober 2020 lalu.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kasus pembakaran pos polisi di Makassar marak sampai hari ini. Terakhir, terjadi di Jalan Urip Sumohardjo, Kecamatan Panakkukang, pada Minggu subuh (13/12/2020).

Usai beraksi, pelaku yang sama sekali belum diketahui identitasnya itu meninggalkan sebuah surat yang seakan-akan tak senang dengan polisi.

Sebelumnya pula, peristiwa serupa juga pernah terjadi di Jalan Dr Sam Ratulangi, Kecamatan Mariso, pada Senin (5/10/2020) pukul 03.00 Wita.

Beruntung pos itu dilempari hanya menggunakan cat warna merah oleh pelaku, dan meninggalkan surat bernada ancaman kepada polisi.

Terkait dua peristiwa yang nyaris mirip ini, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, kejadian itu berbeda dan sama sekali tidak berkaitan.

“Oh tidak (pelemparan cat di pos lantas di wilayah Mariso). Tidak ada kaitannya,” katanya, Rabu (16/12/2020).

Kedua kasus ini belum terungkap. Termasuk pelemparan cat ke pos polisi yang terjadi dua bulan yang lalu itu.

Kasi Humas Polsek Mariso, Bripka Naim, mengatakan, pelaku berjumlah dua orang datang dan menggunakan sepeda motor jenis trail tanpa plat nomor.

Kedua pelaku yang masih buron ini menggunakan penutup wajah, helm, dan jaket warna hitam. Keduanya turun dari motornya dan langsung melakukan pengrusakan.

“Pelaku turun (dari motor) dan langsung menyemprot seluruh bagian depan depan pos, menggunakan sebotol air mineral 1,5 liter berisi cat warna merah,” katanya.

Komentar


VIDEO TERKINI