Solusi Penanggulangan Banjir di Makassar, Abdi Asmara Usulkan Penambahan Kolam Retensi

Rabu, 16 Desember 2020 16:05

Ketua Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar Abdi Asmara

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sejumlah wilayah di Kota Makassar menjadi langganan banjir tiap tahunnya. Perlu ada solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan klasik ini, salah satunya adalah area serapan sekaligus menjadi wilayah buangan air.

Ketua Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar Abdi Asmara meminta adanya penambahan kolam retensi sebagai solusi dalam mengatasi persoalan banjir di Kota Makassar.

Legislator Demokrat itu mengatakan keberadaan kolam retensi tersebut dianggap mampu menyelesaikan persoalan konektifitas buangan air yang masih banyak ditemukan pada sejumlah perumahan di Kota Makassar.

“Pengembang perumahan ini kadang mereka kalau bangun, biasa tidak ada jalur airnya ke luar jadi air di situ saja. Ini banyak terjadi, apalagi komplek perumahan strukturnya ditutupi semua beton jadi tidak bisa menyetap air, ini yang perlu dicarikan jalan lewat kolam retensi,” ungkapnya di Gedung DPRD Makassar, Rabu (16/12/2020).

Memang, kata Abdi, tidak mudah merealisasikan pengadaan kolam retensi di Kota Makassar karena terkendala lahan. Pasalnya, kolam retensi membutuhkan lahan yang luas agar serapan bisa berjalan efektif.

“Jangan sampai kolam dibuat justru tidak berjalan sesuai fungsinya,” ucapnya.

“Yang terjadi adalah mampu tidak kolam regulasi ini menampung, contoh misalnya di wilayah Urip Simoharjo di depan kantor Gubernur, kan sudah ada sebenarnya kolam di situ yang dibangun, tetapi karena debit air yang lebih besar dari pada penampungnya, sehingga terjadi genangan dan banjir,” sambung Abdi.

Komentar