Suryo Prabowo Diangkat Jadi Ketua Tim Pelaksana KKIP, Ferdinand: Ini Blunder Besar dan Bunuh Diri Politik Prabowo Subianto

Rabu, 16 Desember 2020 21:32

Ferdinand Hutahaean. (IST)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pengangkatan Johannes Suryo Prabowo menjadi Ketua Tim Pelaksana Komite Kebijakan Industri Pertahanan ( KKIP) oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dinilai sebagai blunder politik.

Hal itu diungkapkan oleh Politikus Ferdinand Hutahaean. Ia mengatakan kebijakan Ketua Umum Partai Gerindra itu sebagai bunuh diri politik.

“Pengangkatan Johannes Suryo Prabowo sbg KKIP oleh @prabowo adalah Blunder sekaligus bunuh diri politik. Semua mengetahui rekam jejak JSP sbg salah satu pembenci @jokowi berbungkus oposisi pribadi karena partainya bernaung yaitu @Gerindra adalah partai koalisi Jokowi di pemerintahan,” kata Ferdinand di akun Twitternya, Rabu (16/12/2020).

Ferdinand bahkan menyebut Menhan Prabowo Subainto terkesan tidak menghormati Presiden Joko Widodo dengan mengangkat Suryo Prabowo sebagai pejabat di bawah Kemenhan.

“Dan blunder ini menjadi kegagalan Prabowo dalam ujian loyalitas terhadap Jokowi dan sekutunya,” sebut Ferdinand.

Mantan kader Partai Demokrat itu menilai akibat blunder politik yang dilakukan Prabowo itu, harapan untuk mendapat dukungan dari pendukung Jokowi maju di Pilpres 2024 sudah sirna.

“Jelas dengan kegagalan ujian loyalitas dengan mengangkat Suryo Prabowo, @prabowo sama saja bunuh diri politik dan harapannya 2024 menjadi sirna. Mestinya Prabowo menunjukkan diri berpihak dan bersekutu dengan @jokowi dan pendukungnya, bukan malah menunjukkan diri berseberangan,” jelasnya.

“Saya yakin para pendukung @jokowi tidak akan memberikan dukungan kepada @prabowo atas pengangkatan Suryo Prabowo ini, padahal bila Prabowo ingin 2024 berpeluang, dia harusnya mengambil hati kaum Jokower. Inilah blunder dan bunuh diri politik Prabowo,” lanjut Ferdinand.

Komentar