Vaksin Singapura

Rabu, 16 Desember 2020 08:00

Disway

Tentu saya hanya bergurau. Untuk menghilangkan ketakutan siapa saja akan vaksin. Saya tahu dia wanita yang umurnyi sudah 49 tahun. Anaknyi sudah besar. Saya hanya ingin menggodanyi.

“Hahaha…,” jawabnya.

Rupanya pemberitaan diizinkannya penggunaan vaksin di Inggris, Amerika, dan belahan dunia lain membuat harapan baru berkibar di mana-mana. Termasuk di Indonesia.

Singapura ternyata juga sudah mengeluarkan izin. Silakan saja menyuntikkan vaksin produksi Pfizer Amerika. Yang produksi negara lain pun segera diizinkan. Termasuk yang dari Tiongkok.

Kita, yang awalnya seperti menang beberapa langkah di depan, mulai terlihat ketinggalan. Kita masih menunggu dan menunggu.

Uji coba tahap 3 di Bandung memang sudah selesai dilakukan. Sebanyak 1.600 orang sudah disuntik. Tapi laporan atas hasil penyuntikan itu belum selesai. Masih menunggu pengamatan lebih lanjut.

Diperkirakan akhir Desember ini laporan dari Bandung itu baru selesai direkap. Untuk diserahkan ke BPOM –yang berwenang menilai apakah hasilnya baik atau tidak. Evaluasi itu akan dilakukan di bulan Januari. Kalau hasilnya baik BPOM akan mengeluarkan izin. Kalau hasilnya jelek, tentu izin tidak diberikan.

Asumsi kita hasilnya akan baik. Uji coba tahap tiga ”hanyalah” lanjutan dari uji coba tahap 1 dan 2. Hanya yang disuntik lebih banyak orang. Dari bangsa yang berbeda.

Hasil uji coba tahap 1 dan 2, yang dilakukan di Tiongkok, sudah berhasil baik. Di sana juga baru selesai uji coba tahap tiga. Untuk orang Tiongkok. Baru selesai pula uji coba tahap 3 untuk bangsa Brazil.

Komentar


VIDEO TERKINI