Wakil Rakyat DKI Jakarta Ngotot Naik Gaji dan Tunjangan, Inul Daratista: Masih Terhormat Tukang Sampah

Rabu, 16 Desember 2020 14:52

Foto: Instagram Inul Daratista

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pesohor tanah air, Inul Daratista turut angkat bicara terkait insiden walk out berjamaah seluruh anggota fraksi DPRD DKI Jakarta, saat sidang paripurna pembahasan perubahan Perda No 1 Tahun 2014 hari ini, Senin (14/12/2020).

Insiden tersebut terjadi saat Fraksi PSI akan membacakan pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi.

Menurut Inul, tunjangan wakil rakyat tersebut bersumber dari pajak atau uang rakyat. Permintaan naik gaji dan tunjangan itu dinilainya tidak pantas.

Inul mengutarakan pendapatnya dalam kolom komentar pegiat media sosial Denny Siregar yang mengunggah tautan berita Anggota DPRD DKI ramai-ramai walkout saat PSI bacakan pandangan di paripurna.

Dalam captionnya, Denny menulis kalimat satir. “Inilah taman kami, taman kanak-kanak tempat bermain,” tulis Denny.

“Gaji utuh!!! Tunjangan banyak, kerja’ne enggak niat, duit rakyat yang kerja mati-matian bayar pajak dimakan tanpa rasa berdosa. Banyak doa tidak ikhlas dan jelek yang mereka makan. Anehhh gini kok wakil rakyat.(edisingambul),” seru Inul Daratista mengomentari unggahan Denny Siregar di Instagram, dikutip fajar.co.id, Rabu (16/12/2020).

Pemilik goyang ngebor itu bahkan membandingkan kinerja wakil rakyat dangan tukang sampah. Ia menegaskan, lebih terhormat tukang sampah, dibayar karena telah mengangkut kotoran.

Komentar