Anggaran Hotel Covid-19 Telah Diperiksa BPK, Ini Tanggapan BPBD Sulsel

Kamis, 17 Desember 2020 15:13

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Dadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan, Ni’mal Lahamang mengaku anggaran untuk hotel-hotel program Duta Wisata Covid-19 telah diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kami sudah diaudit BPK, sudah diperiksa dan mereka terima karena memang betul harga hotelnya di bawah harga normal,” kata Ni’mal, Kamis (15/12/2020).

Ia mengaku realisasi anggaran yang digunakan untuk membayar hotel-hotel Duta Wisata Covid-19 berada di bawah harga normal.

Ni’mal menjelaskan hal itu lantaran permintaan dari pihak BPK untuk mereview permintaan pembayaran ke Inspektorat, setelah itu masuk lagi ke BPK untuk dicek kembali.

Hanya saja, saat dikonfirmasi terkait anggaran yang direalisasikan, ia menyebut tidak mengetahui total keseluruhan.

Sedangkan untuk pembayaran terakhir, ia mengaku pembayarannya sama dengan sebelum-sebelumnya.

“Tidak ada yang berubah, tapi untuk total secara keseluruhan saya tidak hafal,” ungkapnya.

Ni’mal menambahkan untuk mekanisme pembayaran hotel dihitung permalam untuk satu orang pasien Covid-19.

“Semua kamarnya digunakan. Yang jelas tidak bisa lebih dari harga normal. Misalnya harga normal hotel itu Rp500 ribu, kita harus bayar di bawahnya Rp500 ribu,”tutupnya. (anti/fajar)

Bagikan berita ini:
10
2
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar