Buat Surat ke Kapolri, Amien Rais Dkk Siap Jadi Penjamin HRS hingga Sebut Upaya Penculikan dan Penganiayaan

Kamis, 17 Desember 2020 16:40

Amien Rais bersama sejumlah aktivis dan tokoh menyampaikan surat kepada Kapolri Jenderal Idham Azis terkait penembakan e...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Tokoh politik senior, Amien Rais bersama beberapa orang mendatangi Mabes Polri, Kamis (17/12/2020).

Amien datang sekitar pukul 11.00 WIB bersama rombongan berjumlah sekitar delapan orang di antaranya Neno Warisman untuk menyampaikan surat kepada Kapolri Jenderal Idham Azis .

”Beliau menyampaikan surat kepada Kapolri terkait penahanan Habib Rizieq ,” tutur Chandra Tirta Wijaya, loyalis Amien Rais.

Dalam surat tersebut Amien Rais dkk meminta polisi membebaskan Habib Rizieq. ”Sebagai gantinya kami yang tercantum di bawah ini siap menjadi penjamin,” demikian bunyi surat yang diterima fajar.co.id, Kamis (17/12/2020).

Tak hanya itu, dalam suratnya Amien Rais meminta dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang independen untuk mengusut dugaan pelanggaran HAM berat dan tindak pidana terorisme.

“Terlebih lagi dengan terjadinya penembakan diluar hukum terhadap keenam laskar FPI semakin memperparah stabilitas nasional. Patut diduga telah terjadi kejahatan HAM berat dan tindak pidana teorisme. Terdapat petunjuk adanya penculikan dan penganiayaan,” sebutnya.

Berikut isi surat lengkap Amien Rais dkk

Jakarta, 17 Desember 2020

Kepada Yth:Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia

Kami sebagai anak bangsa sangat prihatin atas kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini, khususnya pasca kepulangan Habib Muhammad Rizieq Shihab (HRS). HRS semestinya dilibatkan pemerintah membangun stabilitas nasional guna mewujudkan cita-cita bangsa dan negara. Sangat disayangkan yang terjadi adalah sebaliknya, timbul kegaduhan secara meluas dan berkepanjangan. Tampaknya hal ini disebabkan oleh keterkejutan pemerintah melihat langsung jutaan orang simpatisan pencinta HRS datang dari berbagai wilayah NKRI menyambut kepulangannya ke tanah air.

Komentar