KH Mudzakir: untuk 6 Nyawa yang Dibunuh, Tenang-tenang Saja

Kamis, 17 Desember 2020 15:28

Pengasuh Pondok Pesantren Al Islam Surakarta, Ustad KH Mudzakir. (Youtube)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Pengasuh Pondok Pesantren Al Islam Surakarta, Ustad KH Mudzakir jadi perbincangan publik di media sosial. Pasalnya, salah satu videonya yang membahas tentang 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas ditembak Polisi, viral pada Kamis (17/12).

Lewat video berduras 2 menit itu, Ustad Mudzakir menyentil pihak kepolisian yang dinilai arogan dalam menegakkan hukum terhadap 6 laskar FPI itu.

Ustad Mudzakir bilang, di Amerika yang bukan negara Pancasila saja mereka sangat menghargai nyawa manusia. Satu orang tewas di tangan kepolisian saja gempar.

“Untuk 6 nyawa yang dibunuh, tenang-tenang saja, di Amerika sana, negara yang sama sekali tidak Islam, negara yang sama sekali tidak pancasilais, (tapi) satu orang mati, gempar seluruh dunia, hanya satu orang mati,” kata Ustad Mudzakir di video tersebut.

Dia menyayangkan kepolisian yang seolah bangga dan mengumumkan 6 korban laskar FPI yang tewas ditembak.

“Ini 6 nyawa ditumpas, dan yang membunuh yang menumpas, mengakui lagi, mengumumkan dengan wajah yang bengis, apakah itu penghormatan, apakah itu perlindungan, apakah itu pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Mudzakir.

Dia menilai, smboyang kepolisian soal melindungi dan mengayomi yanga sebatas di bibir.

“Kalau semboyangnya mengayomi dan melayani masyarakat, bagaimana itu 6 orang tidak tergolong masyarakat yang harus diayomi dan dilayani?” katanya.

Komentar


VIDEO TERKINI