Kluster Pilkada Mulai Bermunculan, Begini Respons Gubernur Sulsel

Kamis, 17 Desember 2020 19:20
Belum ada gambar

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Hal yang dikhawatirkan pasca Pilkada di tengah pandemi, adalah meningkatkanya kasus penularan Covid-19.

Beberapa calon kepala daerah di Sulsel yang ikut bertarung sudah mengumumkan diri positif virus corona. Bahkan dalam beberapa hari terakhir, terjadi peningkatan tren kasus positif Covid-19.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah tak menampik bahwa pelaksanaan Pilkada yang digelar di 12 Kabupaten Kota se-Sulsel menjadikan nyawa sebagai taruhannya.

“Masa pandemi ini sesuatu yang luar biasa, taruhannya adalah nyawa dan kita berhasil menyelesaikan Pilkada, tapi tidak bisa dipungkiri kasus Covid-19 naik,” kata Nurdin, Kamis (17/12/2020).

Kendati, ia optimistis tren kasus yang meningkat akan terbayarkan dengan terpilihnya pemimpin-pemimpin daerah yang baru pada Pilkada serentak 2020.

Bagi pemimpin daerah yang terpilih, kata dia, diharapkan mampu melindungi masyarakat dari virus corona dan yang terkonfirmasi positif Covid-19 bisa dirawat dengan baik sehingga angka kesembuhan meningkat dan angka kematian menurun.

Lebih jauh, Ia menyebut sinergi serta kolaborasi antar pemerintah Kabupaten/Kota dan Pemerintah Provinsi harus dijalin dengan baik. Termasuk dalam menekan laju penyebaran Covid-19 maupun berbagai program yang membutuhkan bantuan berupa anggaran dari Pemerintah Provinsi.

“Tentu untuk pemimpin daerah yang barh mungkin banyak hal yang bisa dilakukan tapi kemampuan APBD terbatas, maka di situlah kehadiran provinsi dibutuhkan untuk membangun sinergi karena provinsi punya APBD juga,” ungkap Nurdin.

Bagikan berita ini:
3
3
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar