Legislator PPP Usulkan Wilayah Kepulauan Jadi Percontohan Penerapan Belajar Tatap Muka

Ilustrasi Siswa masuk Sekolah gunakan masker. (int)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wilayah terluar kota Makassar atau kepulauan kembali diusulkan sebagai percontohan pra penerapan sekolah tatap muka untuk awal tahun 2021.

Anggota Komisi D bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat DPRD Makassar, Abdul Wahid menyatakan keberadaan wilayah percontohan menjadi sangat penting untuk memulai pembelajaran tatap muka.

“Ini sudah menjadi langkah yang tepat, artinya sebagai bahan ujicoba,” tuturnya, Kamis (17/12/2020).

Terlebih, menurut Legislator PPP itu, penerapan sekolah daring kepulauan sudah cukup menyulitkan masyarakat, selain jaringan yang sulit, listrik juga belum bisa diperoleh penuh, sehingga tingkat partisipasi belajar daring terbilang rendah.

Di tempat berbeda, Plt Disdik Makassar, Andi Irwan Bangsawan menilai kondisi pandemi Covid-19 di Makassar masih belum dikendalikan dan terus ada peningkatan kasus. Sehingga pihaknya masih ragu untuk sekolah tatap muka tahun depan.

“Hasil survei di lapangan, kondisi masih rawan untuk buka sekolah. Saya menegaskan bahwa sekolah tatap muka untuk sampai hari ini,” katanya.

Menurut Irwan, pihaknya masih berupaya untuk mengendalikan Covid-19. Apabila ini dapat diatasi, kata dia, barulah bisa berbicara soal jadwal pembukaan sekolah.

“Kondisi sekarang Makassar walaupun dalam zona orange tapi kita harus perhatikan bagaimana bisa dikendalikan Covid-19,” kuncinya. (endra/fajar)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR