Mengaku Bergejala, Kadis Pariwisata Makassar Positif Covid-19

Kamis, 17 Desember 2020 17:15

Rusmayani Madjid

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Rusmayani Madjid dinyatakan positif covid-19.

Maya, sapaan akrabnya, mengaku merasakan gejala awal covid 19 seperti demam dan batuk. Bahkan ia mengaku sudah melakukan isolasi mandiri selama lima hari.

“Iya dek (positif Covid 19) saya sudah Isolasi mandiri 5 hari. Untuk sekarang tidak bisa banyak bicara,” ucap Maya saat dihubungi, Kamis (17/12/2020).

Sebelumnya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM – PTSP), Andi Bukti Djufrie juga dinyatakan positif Covid-19.

Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Makassar itu mengaku indera penciumannya sempat hilang yang merupakan salah satu gejala Covid 19.

Bukti mengaku dinyatakan positif sejak empat hari lalu, Minggu (13/12/2020). Ia kemudian melakukan isolasi mandiri di rumah untuk mengindari penyebaran virus tidak meluas.

“iye (positif), sudah 4 hari isman (isolasi mandiri) di rumah,” ungkap Bukti saat dikonfirmasi.

Bukti menyebut, saat ini kondisinya terus menunjukkan perkembangan positif. Termasuk indera penciuman yang berangsur kembali

“Alhamdulillah sudah mulai membaik. Tadinya penciuman yangg hilang sekarang sudah mulai terasa penciumannya,” jelas Bukti.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Makassar, Agus Djaja Said, mengatakan, Balai Kota Makassar yang terletak di Jalan Ahmad Yani akan segera disterilkan dengan penyemprotan disinfektan.

“Bukan hanya diskes yang bergerak, tetapi semua stakeholder. Kita sudah rapat dengan ibu asisten, semua mau disemprot disinfektan dengan bekerja sama dengan BPBD,”jelas Agus.

Menurut Agus, banyaknya kasus yang terkonfirmasi paling banyak disumbang oleh kluster perkantoran. Selain itu mobilitas masyarakat keluar masuk Kota Makassar juga turut memengaruhi peningkatan kasus selama ini.

“Memang peningkatan banyak sekali, kluster perkantoran, rumah, kunjungan, banyak orang orang keluar Makassar,” tuturnya.

Agenda penyemprotan, kata Agus akan dilakukan secepatnya, untuk menghindari meluasnya virus yang bisa menjangkiti siapa saja dan membahayakan banyak orang.

“(Penyemprotan disinfektan) diagendakan hari ini (Kamis) atau Jumat,” tutupnya. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
9
1
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar