Ridwan Kamil: Saya Ini Tenang, Tidak Mungkin Panik, Ngomong Aja Santai

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-- HUMAS JABAR

FAJAR.CO.ID, MATARAM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil langsung merespons pernyataan Menko Polhukam, Mahfud MD yang meminta kepada pejabat atau siapa pun agar tidak perlu panik ketika dipanggil oleh kepolisian.

Ridwan Kamil membantah bahwa pernyataannya seusai dimintai keterangan di Mapolda Jabar pada Rabu (16/12) sebagai bentuk kepanikan.

Saat itu, Ridwan Kamil menyebut pernyataan Mahfud MD telah memicu kekisruhan seputar kerumanan massa penjemput Habib Rizieq Shihab saat tiba di tanah air.

“Saya ini tenang, tidak mungkin panik. Ngomong aja santai, silakan teman-teman (wartawan, red) menafsirkan sendiri-sendiri,” ujar Ridwan Kamil kepada sejumlah wartawan seusai menghadiri acara puncak HUT Ke-62 Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kantor Gubernur NTB di Mataram, Kamis (17/12).

Ridwan Kamil menyatakan, point paling penting dari pernyataannya tersebut seusai dimintai keterangan di Mapolda Jabar, bahwa keadilan itu harus proporsional.

“Siapa yang bertanggung jawab dari awal sampai akhir, semua harus mendapatkan hak dan kewajiban yang sama di mata hukum. Oleh karena itu saya kira tidak akan memperpanjang,” ucapnya.

Ridwan Kamil menegaskan apa yang disampaikan dan apa yang telah terjadi, bisa menjadi pengingat betapa bangsa Indonesia memerlukan hal-hal yang produktif untuk dituntaskan, apalagi di saat keadaan bangsa dan negara menghadapi COVID-19.

“Semoga ini jadi pengingat betapa bangsa ini perlu hal yang produktif apalagi lagi kita dalam keadaan COVID-19,” ujarnya.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR