Sejumlah Pegawai Terpapar Covid-19, Bappelitbangda dan Bapenda Tutup

Kamis, 17 Desember 2020 09:22

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Tingginya tren kasus Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan mengakibatkan sejumlah kantor dinas pemerintahan di Sulsel terpaksa ditutup.

Seperti kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan.

Pegawai di dua kantor tersebut dianjurkan untuk melakukan Work From Home (WHF) atau bekerja dari rumah.

Hal itu disebabkan lantaran terdapat beberapa staf yang terkonfirmasi terpapar Covid-19. Selain itu, ditutupnya kedua kantor tersebut tertuang dalam surat pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, Nomor 443.2/4003/B.umum yang ditanda tangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani

Hanya saja, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari mengatakan pelayanan harus tetap berjalan. Begitupun, kata dia, dengan aktivitas perkantoran.

Mengingat, berdasarkan kesepakatan bersama bahwa adaptasi kehidupan baru harus berjalan. “Aktivitas harus jalan, tapi sebenarnya memang harus ada pembatasan masing-masing,” ucap Ichsan.

Ia menegaskan, menghadapi tatanan hidup baru di tengah pandemi Covid-19, harus disetarakan dengan penerapan protokol kesehatan.

Sehingga, Ichsan menyarankan untuk seluruh masyarakat, tak terkecuali pegawai dinas pemerintahan untuk membuat Pembatasan Sosal Berskala Kecil Sekali (PSBKS).

“Saya pakai istilah kecil sekali supaya setiap individu mengingatkan dirinya, keluarganya untuk saling menjalankan protkes,” ungkapnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani memastikan aktivitas pemerintahan akan berjalan dengan baik, meskipun dari rumah. Termasuk untuk urusan admistrasi, ia menjamin akan berjalan dengan semestinya.

“Aktivitas tetap jalan, cuma caranya diatur sesuai dengan protokol kesehatan. Jadi ada kemungkinan nanti pakai shift atau apa,” tuturnya.

Kendati, ia menyebut bagi mereka yang berumur di atas 50, harus bekerja lebih banyak di rumah guna menekan penularan Covid-19.

“Tapi layanan tetap menjadi terdepan,” tutupnya. (anti/fajar)

Bagikan berita ini:
2
1
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar