Hujan Mulai Guyur Makassar, Tujuh Kecamatan Ini Paling Rawan Banjir

Jumat, 18 Desember 2020 17:44

Ilustrasi banjir

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Hujan terus melanda Kota Makassar belakangan ini. Potensi banjir pun mengintai.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, setidaknya ada tujuh kecamatan yang paling berpotensi mengalami kebanjiran.

Tujuh kecamatan di antaranya, Biringkanaya, Tamalanrea, Manggala, Rappocini, Tallo, Tamalate, dan Panakkukang.

Kepala BPBD Makassar, M Rusli mengatakan, pemetaan wilayah yang rawan banjir penting dilakukan, sehingga pencegahan bisa dilakukan sejak dini.

“Inikan rutinitas tiap tahun. Jadi kita sudah persiapkan anggota untuk tugas di masing-masing wilayah. Ada relawan dari warga,” kata Rusli saat dikonfirmasi, Jumat (18/12/2020).

Rusli menambahkan daerah rawan atau berpotensi banjir seperti pengalaman tahun lalu saat cuaca hujan ekstrem.

Kota Makassar dan sekitarnya mengalami curah hujan tinggi karena menjadi daerah potensi terdampak La Nina.

Sebagai kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana tersebut, BPBD telah menyebar tim hingga relawan di tingkat bawah. Selain itu menyiapkan peralatan kebencanaan seperti perahu, logistik dan lainnya.

“Kemarin kita sudah siapkan anggota untuk siap siaga dan peralatan dalam penanganan. Kita punya relawan hingga tingkat RW,” tambahnya.

Sementara, Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan dukungan anggaran untuk penanganan dampak bencana banjir.

Menurutnya sudah dianggarkan melalui belanja tak terduga yang sewaktu-waktu dapat digunakan apabila mendesak.

Komentar