Kisah Pilu Warga Pesisir Takalar, Abrasi Buat Rumah Nyaris Diseret Ombak

Jumat, 18 Desember 2020 21:42

Rumah warga di pesisir Takalar yang terkena abrasi

FAJAR.CO.ID, TAKALAR – Angin di pantai Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar terus berembus. Dari jendela rumah, seorang pria berkulit cokelat terus menatap ke arah laut lepas.

Mungkin kala itu, dia sedang membayangkan betapa kejamnya laut di penghujung tahun 2020 ini. Rumahnya yang hanya terbuat dari kayu, nyaris disapu bersih sang ombak.

Wajar saja, ombak di kawasan pesisir pantai Takalar itu membuat tanah di rumah pria yang sedang berkhayal tadi mengalami abrasi. Tak ada yang bisa dilakukan.

Abrasi itu sudah terjadi sejak beberapa hari yang lalu. Ketinggian ombak sudah membahayakan, membuat sebagian warga di pesisir sana memilih mengungsi.

Tak ada pembangunan tanggul sebagai penahan ombak dari pemerintah. Rumah warga jadi sasaran. Bahkan nyawa pun jadi taruhan.

Daeng Sunggu yang merupakan seorang warga sekitar menceritakan, tidak adanya tanggul membuat beberapa bagian rumah warga diseret ombak besar.

“Ini diterjang ombak. Kemarin longsor, jadi rumahnya ikut longsor separuh,” kata Sunggu saat ditemui media di rumahnya, Jumat (18/12/2020).

Sunggu bilang, sudah ada sekitar 26 rumah mengalami kerusakan. Jika tak ada tindakan, cepat atau lambat, rumah warga akan hancur, ambruk, dan terbawa ombak.

“Yang sebetulnya banyak di bagian sana. Ada sekitar 26 rumah, tapi yang terbawa (arus ombak) hanya dua ini, diterjang (arus ombak) kemarin,” terang dia.

Komentar