Sebut Nyawa Manusia Dihilangkan dengan Angkuhnya, Rachel: Ini Bukan Soal FPI, Tapi Kemanusiaan

Jumat, 18 Desember 2020 17:28

Rachel Maryam. (int)

FAJAR.CO.ID — Rachel Maryam turut angkat bicara terkait tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) karena ditembak polisi.

Bagi kader Gerindra itu, meninggalnya keenam korban itu harus diusut tuntas. Sebab, ini berkaitan dengan masalah kemanusiaan.

Rachel juga menilai sebaiknya jangan terjebak karena yang tewas adalah FPI, melainkan ada enam warga yang tewas ditembak.

“Bagi saya ini bukan soal FPI, bukan juga soal Islam atau bukan, tapi masalah kemanusiaan. Enam nyawa manusia dihilangkan dengan angkuhnya oleh mereka yang telah mengambil peran Tuhan,” tegasnya, Kamis (17/12/2020).

Rachel berharap ada kebenaran yang terungkap atas kejadian ini agar tidak simpang siur. “Semoga kebenaran menemukan jalannya,” pungkasnya

Seperti diketahui baik polisi dan FPI memiliki masing-masing versi atas peristiwa ini.

Laskar FPI yang selamat dari kejadian di Tol Jakarta – Cikampek KM 50 yang kini jadi buronan polisi memberikan keterangan dalam program acara Mata Najwa.

Keterangan dalam bentuk rekaman suara itu diputar di Mata Najwa bertajuk “Silang Versi FPI-Polisi” pada Rabu malam (16/12).

Dalam keterangannya, laskar FPI yang tak disebutkan namanya itu membeberkan kronologi penembakan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang menyebabkan 6 laskar FPI tewas.

Sebelum kejadian, ia dan rekannya ditugasi untuk mengawal HRS dari Bogor sampai Karawang pada 7 Desember 2020 lalu.

Bagikan:

Komentar