Setelah Terpilih, Theofilus Janjikan Mutasi hingga Perbaikan Birokrasi

Jumat, 18 Desember 2020 15:28

Calon Bupati Tana Toraja peraih suara terbanyak, Theofilus Allorerung

FAJAR.CO.ID, TANA TORAJA–Calon Bupati Tana Toraja peraih suara terbanyak, Theofilus Allorerung mengakui banyak hal yang harus dibenahi di Tana Toraja. Terpenting yaitu membenahi tata kelola birokrasi serta tata kelola keuangan yang saat ini memiliki defisit yang sangat besar.

Selain itu, kata Theofilus, terpenting lainnya adalah melakukan evaluasi terhadap budaya aparatur sipil negara (ASN). Tentunya harus lebih disiplin lagi ke depannya.

“Ini rencana awal pasca dilantik. Terpenting tentunya tata kelola birokrasi agar semua program dari visi misi bisa segera berjalan dengan baik,” katanya.

Terkait mutasi pejabat, Theofilus menegaskan, sudah pasti akan dilakukan. Sebab, dibutuhkan orang-orang yang bisa selaras dan paham akan visi misi yang telah digagas bersama dengan Zadrak Tombeg untuk membawa Tator lebih berkembang.

Pelaksanaan mutasi juga tak mesti menunggu waktu enam bulan. Selama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengizinkan mutasi, segera dilakukan.

“Waktunya, bisa dua bulan pasca dilantik atau pun satu bulan. Selama ada izin dari Mendagri pasti akan kita lakukan. Daripada daerah defisit terus. itu tak boleh dibiarkan,” tandasnya.

Meski begitu, bupati Tator periode 2010-2015 itu berjanji tetap akan merangkul semua pejabat sebelumnya. Namun, satu hal terpenting, mereka sudah pasti harus dievaluasi.

“Mana yang bisa bekerja cepat, mana yang tidak. Pasti kita akan lihat ke depannya,” ujarnya.

Komentar