155 Demonstran Diamankan, Puluhan Dikirim ke Wisma Atlet

Sabtu, 19 Desember 2020 10:12

FOTO : Issak Ramdhani / Fajar Indonesia Network

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Aksi demonstrasi 1812 yang menuntut pembebasan Habib Rizieq Shihab (RHS) dibubarkan polisi. Aksi berkonsentrasi di Patung Kuda, Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (18/12).Pembubaran aksi 1812 tidak lain karena kondisi bangsa tengah dilanda pandemi COVID-19. Sehingga aksi yang menimbulkan kerumunan tersebut berpotensi besar terjadinya penyebaran COVID-19.

“Kami minta kalian membubarkan diri. Tidak ada kumpul-kumpul di tengah pandemi COVID-19,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto melalui pengeras suara, Jumat (18/12).

“Saya minta massa mundur semua. Kami tidak segan-segan memberi tindakan tegas karena hal itu sudah diatur undang-undang,” kata Heru.

Namun, ada kelompok massa berbeda dari arah Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, menuju Monumen Patung Kuda.

Massa tersebut juga kemudian dibubarkan paksa oleh petugas Kepolisian yang dikawal kendaraan taktis.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan dalam pembubaran paksa tersebut anggotanya terluka akibat sabetan samurai. Peristiwa tersebut terjadi di depan Balai Kota DKI Jakarta.

“Ada anggota yang terluka pada saat pembubaran di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta,” ungkapnya.

Dijelaskannya, saat itu petugas sedang membubarkan massa yang awalnya berkumpul di Monumen Patung Kuda.

Kepolisian kemudian bergerak mendorong massa untuk membubarkan diri, namun saat berada di depan Balai Kota DKI Jakarta mendadak ada seorang pengunjuk rasa yang mengeluarkan senjata tajam dan menyerang petugas.

Komentar