Jadi Daerah Penghasil Nikel, Tata Kelola Energi Sulsel Harus Dimaksimalkan

Sabtu, 19 Desember 2020 18:37
Jadi Daerah Penghasil Nikel, Tata Kelola Energi Sulsel Harus Dimaksimalkan

FOTO: ISTIMEWA

Johan menambahkan, banyak pihak tidak mengetahui bahwa hilirisasi mineral sudah dirancang sejak masa order lama dulu sejak kedatangan Presiden RI yang ke-1 Bung Karno yang mengunjungi Pabrik Stainless Steel (SS) Ansteel di anhui oleh Republik rakyat China pada tahun 1956 dan pada saat itulah Bung Karno berpidato di depan buruh dan manajemen Pabrik SS.

“Dunia sepakat untuk konsen di nikel. Batu bara dan minyak bumi kini sudah mulai berkurang, karena nikel sekarang itu memiliki kandungan litium yang dimana dapat menyiman sebuah energi baterai listrik. Tentu ini mampu memberikan efek ke depan untuk seluruh dunia khususnya Indonesia,” terangnya.

Berdasarkan data dari kementerian didapatkan bahwa porsi energi baru (EBT) dalam baruan energi nasional hingga semester pertama 2020 baru mencapai 9,15% dan target 23% pada tahun 2025. Besarnya jarak antara target yang ingin dicapai dengan kondisi saat ini, mengindisikan bahwa pemerintah harus mampu melakukan transformasi energi dan start lebih duluan untuk maju mencapai target tersebut. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
10
7
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar