Terungkap, Anggota Teroris JI Dinafkahi Rp 500 Ribu dari Sini

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Taufik Bulaga alias Upik Lawanga mengaku, mereka yang mendanai aksi teror percaya dengan memberikan amal akan mendapatkan pahala yang banyak. Taufik Bulaga merupakan anggota teroris jaringan Jemaah Islamiyah (JI) yang ditangkap di Lampung pada 23 Novemeber 2020.

"Dia beramaliah juga itu, mencari pahala," ungkap Upik dalam video Divisi Humas Polri seperti dikutip JPNN.com, Sabtu (19/12).

Lebih lanjut, Upik yang disebut juga 'Profesor Bom' mengatakan uang yang diberikan tersebut berasal dari kantong pribadi. Namun, kalau tak memiliki dana terpaksa mencari dana lewat jemaah. "

(Dana untuk beramal-red) kalau itu ada yang bersifat pribadi, ada yang bersifat dari jemaah," katanya. Bahkan, kata dia, demi beramal ada anggota JI yang mencari pekerjaan sendiri untuk mendapatkan pahala itu. Namun, kalau tak memiliki apa-apa sama sekali ada pihak luar yang mendanai kegiatan tersebut. Hanya saja, dia tak menyebutkan siapa pihak yang mendanai.

"Kalau dana itu kalau sudah mapan, sudah bisa cari Maisah (pekerjaan-red) sendiri, cari pekerjaan sendiri, itu malah kami yang memberikan infak (amal-red) ke situ," ujarnya.

Sedangkan dana hibah dari JI Pusat akan digunakan untuk menafkai anak dan istri para anggota teroris itu. "Tapi kalau selama kami belum bisa, ya kami disuplai. Diberikan nafkah untuk anak istri. Rata-rata itu Rp 500 ribu," katanya. (mcr3/jpnn)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan