Waspada! Elevasi Bendungan Bili-bili di Gowa Naik Perlahan

Sabtu, 19 Desember 2020 22:02

Bendungan Bili-bili. (Ilustrasi)

FAJAR.CO.ID, GOWA — Elevasi atau ketinggian air di Bendungan Bili-bili mengalami kenaikan secara perlahan. Itu seiring hujan yang terus mengguyur dataran tinggi Kabupaten Gowa.

Terakhir pada Sabtu (19/12/2020) pukul 21.00 Wita, elevasi di bendungan yang dibangun sejak 1991 ini berada di angka 87,48 mdpl. Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Parangloe, Iptu Kasmawati kepada wartawan.

Angka tersebut tergolong masih aman dari angka batas normal 99,50 mdpl. Kendati demikian, dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Khususnya yang tinggal dan beraktifitas di sungai Jeneberang.

“Berhubung tinggi muka air Sungai Jenelata meningkat dan mempengaruhi aliran air maupun peningkatan elevasi di Sungai Jenebrang hilir. Disampaikan agar tidak ada masyarakat yang melakukan aktivitas memancing, atau menyebrang di hilir Sungai Jeneberang,” katanya.

Sesuai ketentuan, elevasi normal berada di bawah angka 99,50 MDPL. Elevasi waspada di angka 101,70 MDPL, elevasi siaga 102,60 MDPL, dan Elevasi awas di angka 103,30 MDPL.

Tak hanya itu saja, warga atau pengendara yang melintas di Jalan Poros Malino, Kecamatan Parangloe, untuk waspada di musim hujan ini. Medan jalan yang licin dan rawan longsor bisa saja terjadi kapan saja.

Bagikan berita ini:
8
2
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar