AMK: PPP Harus Memperjelas Keberpihakan pada Umat dan Rakyat Indonesia

Minggu, 20 Desember 2020 17:47

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sayap pemuda Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Angkatan Muda Ka’bah (AMK) telah ikut mensukseskan gelaran Muktamar IX PPP yang melahirkan Ketua Umum definitif periode 2020 – 2025, yakni Suharso Monoarfa.

Suharso Monoarfa terpilih secara aklamasi jadi Ketua Umum PPP, pada Muktamar IX, yang ditetapkan melalui SK formatur hasil Muktamar IX nomor 8/TAP/Muktamar IX PPP 2020, tentang penetapan ketua umum formatur Muktamar IX PPP, dihadiri DPW dan DPC partai se-Indonesia, di Hotel Claro Makassar, Sabtu (19/12/2020) malam.

Di pundak ketua umum baru, AMK se- Indonesia memiliki harapan besar untuk kebangkitan dan arah perjuangan partai ka’bah. Dalam video yang diterima fajar.co.id, Ketua Angkatan Muda Ka’bah Sulawesi Selatan, Rachmat Taqwa Quraisy menyampaikan 10 harapan AMK untuk PPP ke depan.

AMK berharap, PPP harus bangkit, harus melakukan gerakan ‘ekstrim’, memperjelas warna keberpihakan pada umat dan rakyat Indonesia, tidak boleh buram arah kebijakan politiknya, istiqomah hadir sebagai partai umat.

PPP juga harus merevitalisasi ideologi Islamnya, atau setidaknya mengokohkan akidah Ahlussunah waljamaah dengan berbagai representasi gerakan Islam rahmatan lilalamin.

“PPP harus menampakkan gaya Islam santri, Islam modern, memberikan ruang pada Islam tradisional, Partai Islam inklusif, Partai Islam yang ramah pada isu kerakyatan sebagai representasi rumah besar umat Islam,” tegas Rachmat menggebu-gebu.

Komentar