Hasto Wardoyo: Penting Diperhatikan yang Kecil-kecil, Tidak hanya 3M

Warga mencuci tangan di tempat cuci tangan gratis di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (24//32020). Untuk mencegah penyebaran COVID-19, Pemprov DKI menyediakan tempat cuci tangan di beberapa tempat publik. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kasus positif Covid-19 di Tanah Air masih belum menunjukkan penurunan. Hingga per 20 Desember 2020, kasus positif di Indonesia mencapai 664.930 orang, naik 6.982 kasus.

Maka dari itu, untuk mencegah penularan, masyarakarat wajib menerapkan 3M, yaitu wajib memakai masker, wajib mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak serta hindari kerumunan.

Terlebih khusus untuk masyarakat muslim, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo mengatakan untuk tidak mengambil wudhu sebelum mencuci tangan dengan sabun.

“Minimal harus harus sudah tercuci terlebih dahulu, kadang kan ada orang ya, orang itu wudhu tapi ambil air wudhu itu tangannya kotor, kemana-mana pegang apa-apa ambil air wudhu itu mestinya dicuci dulu,” ungkap dia beberapa waktu lalu.

Kata dia, hal-hal kecil seperti itu lah yang juga harus menjadi perhatian masyarakat. Jangan melakukan kontak dengan mata, hidung mulut sebelum tangan steril.

“Ini kotor kemudian tidak pakai sabun, memasukkan air ke mulut gitu loh, yang kecil-kecil seperti itu memang penting untuk diperhatikan yang kecil-kecil, tidak hanya 3M,” jelasnya.

Jika kalian terinfeksi virus tersebut, orang yang ada di lingkungan kalian pun juga berpotensi mengalami hal yang sama. Jadi ingat pesan ibu untuk selalu patuhi 3M. (jpc/fajar)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR