Kasus Covid Melonjak, Rumah Sakit Rujukan di Sulbar Penuh

Minggu, 20 Desember 2020 17:38

Ilustrasi tes PCR. (FOTO: FAJAR INDONESIA NETOWRK)

FAJAR.CO.ID, MAMUJU – Kasus terkonfirmasi Covid-19 dua hari terakhir meningkat tajam di Sulbar. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Regional Sulbar tidak lagi menerima pasien dikarenakan ruang karantina sudah penuh.

Data dari Satgas Covid Sulbar, sebanyak 18 orang terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu 20 Desember. Sehari sebelumnya sebanyak 39 orang dinyatakan terpapar. Sehingga total positif Covid – 19 berjumlah 1.689 kasus, sembuh berjumlah 1.429 pasien dan meninggal sebanyak 26 orang.

Anggota Satgas Covid-19 dari Dinkes Sulbar, dr Ikhwan mengatakan jika masyarakat tetap abai terhadap protokol kesehatan maka kasus terus akan meningkat. Dia menyebut saat ini sudah masuk serangan covid gelombang ke dua.

“Untuk sementara UGD beberapa poliklinik dan ruang isolasi RS Provinsi Sulbar dan RS Karantina Provinsi tidak menerima pasien karena kamar semua sdh full. Sekarang serangan COVID19 gelombang kedua. Pasien covid rata-rata bergejala paling tidak demam, batuk, lemas,” katanya, Minggu, 20 Desember.

Direktur RSUD Sulbar, dr Indahwati Nursyamsi membenarkan ruangan pasien Covid-19 sudah penuh. “Seharusnya masyarakat harus sadar dan selalu mematuhi protokol kesehatan. Full ruangan perawatan diketahui setelah bertambah pasien Covid beberapa hari ini. Saya kira rumah sakit yang ada di Mamuju harus peran aktif jangan jadi penonton. Kalau begini siapa yang mau disalahkan, ” kata Indah. (rul/fajar)

Bagikan berita ini:
1
7
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar