Bali Wajib PCR, Jawa Wajib Antigen

Senin, 21 Desember 2020 14:12

SYARAT PERJALANAN: Calon penumpang pesawat terbang di Yogyakarta Internasional Airport antre rapid test antigen kemarin. Pemerintah memberlakukan syarat ketat selama libur Natal dan tahun baru. (IWAN NURWANTO/JAWA POS RADAR JOGJA)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengeluarkan panduan resmi kewajiban rapid test antigen untuk syarat pelaku perjalanan selama masa libur Natal dan tahun baru (Nataru) kemarin (20/12).

Aturan itu dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 3 Tahun 2020. Juru Bicara Satgas Wiku Adisasmito menyatakan, ketentuan tersebut merupakan bagian dari upaya menanggulangi penularan.

“Pengalaman tiga liburan sebelumnya, mobilitas warga selalu memicu peningkatan kasus penularan baru. Karena itu, sudah seharusnya warga lebih patuh dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Semua diatur dalam surat edaran terbaru ini,’’ kata Wiku kemarin.

SE No 3 Tahun 2020 berlaku mulai 19 Desember hingga 8 Januari 2021. Di dalamnya tertulis beberapa kewajiban bagi pelaku perjalanan dengan tiga poin utama. Pertama, setiap individu yang melaksanakan perjalanan wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M. Yaitu, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer.

Kedua, pengetatan protokol kesehatan sepanjang perjalanan. Bentuknya berupa penggunaan masker yang menutupi hidung dan mulut dengan jenis masker kain tiga lapis atau masker medis. Selain itu, penumpang transportasi udara tidak diperbolehkan makan dan minum sepanjang perjalanan. Itu berlaku bagi penerbangan kurang dari dua jam, kecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat untuk keselamatan dan kesehatannya.

Komentar