Dana Hibah Kementerian Terancam Mandek, Panti Pijat Memohon Minta Bantuan

Senin, 21 Desember 2020 13:06

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –– Proses pencairan dana hibah restoran-hotel terancam mandek. Minimnya tingkat partisipasi hotel dan restoran menjadi kendala

Dinas Pariwisata (Dispar) Makassar telah melakukan proses pemberkasan. Hanya saja beberapa hotel dan restoran yang terdata tak begitu agresif dalam melakukan laporan. Ada juga yang mental lantaran terkendala persyaratan.

Selama proses verifikasi, Dispar Makassar juga menemukan sejumlah kejanggalan. Terutama restoran. Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwsata Makassar, Andi Karunrung mengatakan, data yang masuk ada usaha panti pijat yang ikut bermohon.

“Usahanya panti pijat. Tetapi si pemilik usaha punya dalih kalau itu adalah restoran,” ujarnya, Sabtu, 19 Desember.

Andika sapaannya mengungkapkan, data dari Dispar terdapat 448 hotel dan 1.293 restoran yang mestinya bisa mendapatkan dana hibah. Namun yang berpartisipasi masih jauh dari jumlah tersebut.

Dia merincikan, jumlah rekap sementara berkas yang lengkap dan sudah terkirim capai 103 berkas untuk hotel dan 43 berkas untuk restoran.

Sementara berkas yang belum lengkap masing-masing 14 berkas untuk hotel dan 14 berkas restoran. “Begitu juga yang sudah lengkap namun belum terkirim. Ada 13 berkas dari hotel dan 15 berkas restoran,” terang dia.

Untuk restoran, jika dilihat dari jumlah data base, maka tingkat partisipasinya sangat rendah. Dengan sisa waktu 15 hari pemberian dana hibah dari kementerian besar kemungkinan tak terserap maksimal.

Bagikan:

Komentar