Kasus Covid-19 Naik Dua Kali Lipat, Epidemiolog Sarankan Sekolah Tak Buka Dulu

Senin, 21 Desember 2020 21:45

Ketua Tim Epidemiologi Covid-19 Makassar dari Universitas Hasanuddin, Ansariadi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Epidemiolog Universitas Hasanuddin, Ansariadi tak menyarankan sekolah menggelar sekolah tatap muka dalam waktu dekat ini.

Menurut Ansariadi, kasus Covid 19 di Kota Makassar terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua pekan terakhir. Bahkan dua kali lipat.

“Itukan cukup mengkhawatirkan kalau membuka sekolah lagi karena dulu sekolah ditutup alasannya tinggi. Sekarang tingginya dua kali lipat dibandingkan ketika dulu kita putuskan untuk menutup,” ungka Ansariadi saat ditemui, Senin (21/12/2020).

“Minggu lalu mencapai 1200 kasus, terjadi peningkatan dua kali lipat dari bulan sebelumnya,”tambahnya.

Kendati demikian, saran tersebut hanya berdasarkan pandangan dari sisi epidemiolog. Kebijakan masih ada pada pengambil kebijakan yakni Pemkot Makassar.

“Tapi tentu kita lihat ada pertimbangan lain dari pemerintah melihatnya dari aspek psikologi ekonomi dan lain lain. Saya hanya melihat dari arah epidemiolog melihat transmisi virus ini,” tuturnya.

Plt Disdik Makassar, Andi Irwan Bangsawan menilai kondisi pandemi Covid-19 di Makassar masih belum terkendalikan dan terus ada peningkatan kasus.

“Hasil survei di lapangan, kondisi masih rawan untuk buka sekolah. Saya menegaskan bahwa sekolah tatap muka untuk sampai hari ini,” katanya.

Menurut Irwan, pihaknya masih berupaya untuk mengendalikan Covid-19. Apabila ini dapat diatasi, kata dia, barulah bisa berbicara soal jadwal pembukaan sekolah.

“Kondisi sekarang Makassar walaupun dalam zona orange tapi kita harus perhatikan bagaimana bisa dikendalikan Covid-19,” sambungnya.

Tidak ada uji coba belajar tatap muka, yang seperti dilakukan oleh beberapa daerah. Melainkan, disebutkan Irwan, seluruh sekolah nantinya bakal langsung dibuka namun secara bertahap.

“Kita harus berhati-hati ini dalam membuka sekolah, tidak ada uji coba, semua harus dilakukan betul-betul, terjadwal dengan baik,” tutup Kadisnaker Makassar itu. (ikbal/fajar)

Komentar