Oknum Polisi Pemeras dan Pemerkosa Diperiksa Penyidik PPA

Senin, 21 Desember 2020 10:07

Penyidik PPA Polda Bali dan korban MIS saat olah TKP di kosan korban di kawasan Glogor Carik. (Andre Sulla/Radar Bali)

FAJAR.CO.ID, BALI — Kasus pemerasan berujung pemerkosaan yang melibatkan oknum penyidik Polda Bali berinisial Briptu RCN terhadap seorang cewek manis penyedia open BO di aplikasi MiChat berinisial Mis, 21, tampaknya, sulit dihentikan.

Buktinya, setelah Briptu RCN diperiksa penyidik Propam Polda Bali, polisi yang akrab disapa Joey itu kembali diperiksa penyidik PPA Ditreskrimum Polda Bali.

Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Dodi Rahmawan mengatakan, kasus pemerasan, pengancaman dan pemerkosaan yang dilakukan oknum polisi Briptu RCN alias Joey direspons cepat jajaran Ditreskrimum Polda Bali.

“Ya, oknum polisi yang dilaporkan oleh Mis, 21, adalah polisi yang masih aktif,” kata Kombes Dodi Rahmawan kemarin.

Sehari-hari, menurut Kombes Dodi, Briptu RCN alias Joey bertugas di bagian Unit Identifikasi Ditreskrimum Polda Bali.

Dalam kasus ini, kata Kombes Dodi, pihaknya sudah merespons cepat laporan tersebut dengan mendampingi korban ketika diinterogasi penyidik Subdit Paminal Polda Bali.

“Kami sudah merespon dengan cepat. Berbagai langkah awal sudah dilakukan bahkan Mis didamping anggota (saat pemeriksaan Paminal),” bebernya.

Dijelaskannya, pendampingan juga dilakukan penyidik saat korban membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali dengan Laporan Polisi Nomor LP/458/XII/2020/Bali/SPKT tanggal 18 Desember 2020.

Selain itu, petugas juga mengantar korban saat menjalani visum et revertum di Rumah Sakit Umum Bhayangkara Denpasar.

Komentar