Oknum Polisi Pemeras dan Pemerkosa Ditetapkan sebagai Tersangka

MIS, cewek MiChat yang jadi korban perkosaan dan pemerasan oknum polisi saat melapor di Polda Bali beberapa hari lalu. (Marcell Pampur/ Radar Bali)

FAJAR.CO.ID, BALI — Polda Bali akhirnya menetapkan Briptu Ryanzo Christian Ellesy Napitupulu sebagai tersangka. Itu lantaran dugaan perkosaan dan pemerasan terhadap PSK online, yakni cewek yang beroperasi di MiChat berinisial MIS, 21, sudah cukup alat bukti.

“Dia sudah ditetapkan tersangka,” terang Direktur krimum Polda Bali, Kombes Pol Dodi Rahmawan, Senin (21/12) pagi.

Meski telah disebut sebagai tersangka, Kombes Dodi belum menjelaskan lebih jauh apakah terduga pelaku telah ditahan atau tidak.

Seperti diberitakan sebelumnya, MIS didampingi pengacaranya, Charlie Usfunan melaporkan Briptu Ryanzo dengan dugaan pemerasan sesuai Pasal 368 KUHP, ancaman Pasal 369 KUHP dan pemerkosaan sesuai Pasal 285 KUHP.

Kejadian pemerkosaan dan pemerasan itu terjadi pada Selasa (12/12) malam lalu. Saat itu MIS mendapatkan pelanggan kencan via Michat.

Mereka kemudian sepakat bertransaksi di kos milik MIS. “Tamu saya itu masuk ke kamar kos saya. Kami belum sempat main, tiba-tiba pintu kamar didobrak oleh seorang pria yang mengaku polisi,” terang MIS kepada media ini, Jumat (18/12) malam.

Selanjutnya, oknum polisi itu memeriksa identitas MIS. Dia kemudian memeriksa barang-barang di kamar itu. Sedangkan pria hidung belang yang sedang bersama MIS di kamar itu tidak diinterogasi intensif. Parahnya tidak berselang lama, oknum polisi yang disebut bertugas di Polda Bali ini menyuruh tamu pria pelanggan MIS keluar kamar.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR