Pegawai Banyak Positif, Pemkot Makassar Kembali WFH

Senin, 21 Desember 2020 16:00

Balai Kota Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –– Pegawai di Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali melakukan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

Hal itu dilakukan setelah sejumlah Kepala Dinas mengumumkan dirinya positif terjangkit virus covid 19.

Kasubag Kelembagaan Bagian Ortala Pemkot Makassar Indarwati, mengatakan WFH pegawai Pemkot berlaku mulai hari ini, Senin (21/12/2020). Dibagi tiga shift kerja.

“Pegawai masuk, kita bagi tiga. Misalkan hari ini masuk, dua hari jedanya baru dia masuk lagi. Tapi itu mewakili tugas dan fungsi yang ada di setiap SKPD. Artinya terwakili setiap hari,” katanya.

Pegawai yang bekerja di rumah nanti bergantian dengan yang bekerja di kantor. Kebijakan tersebut tidak mengatur pimpinan dan para pejabat struktural. Mereka wajib bekerja seperti biasa.

Baca Juga: Unggul, tetapi Terancam Diskualifikasi

“Bisa, dilihat kondisi dulu. Seperti surat edaran yang kemarin itu kan sebenarnya sampai 31 Desember, tetapi kondisi ada peningkatan, makanya kita berlakukan lagi, untuk menghindari klaster perkantoran itu,” tambahnya.

Indarwati menambahkan sistem WFH dikecualikan bagi kantor dinas atau lembaga pelayanan publik. Mereka tetap melakukan kerja seperti biasa karena harus memberi pelayanan kepada masyarakat.

“Tetap sama. Pelayanan tidak ada yang berubah. Misal di puskesmas. Yang pengaturan masuk pegawai ji supaya tidak terlalu banyak yang masuk dalam satu hari,” jelasnya.

Diketahui, perubahan sistem kerja ASN di lingkungan Pemkot Kota Makassar sudah pernah dilakukan. Acuannya diatur dalam surat edaran.

Kali ini, kebijakan tersebut akan berlaku sampai Maret 2021 mendatang.

“Mulai hari ini sampai maret. Jadi tinggal masing-masing SKPD lagi yang mengaturnya. Di pelayanan juga bagaimana, tapi artinya setiap hari harus ada pelayanan,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah pejabat Pemerintah Kota Makassar terpapar virus corona atau Covid 19. Mereka di antaranya Kepala Satpol PP Iman Hud, kepala Dinas Pariwisata Rusmayani Majid dan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Andi Bukti Djufri. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
5
9
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar