PPPK Bisa Dapatkan Tambahan Penghasilan dari Tomi dan Dumi, BKN Jamin Tidak Berbelit-belit

Senin, 21 Desember 2020 14:55

Tenaga kesehatan honorer K2 yang lulus PPPK. Foto: dok pribadi for JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) bisa mendapatkan tambahan penghasilan lewat fasilitas kewirausahaan Badan’Kepegawaian Negara (BKN).

Fasilitas berupa pembukaan toko mikro (tomi) dengan pembiayaan sangat murah. Prosesnya pun cepat dan tidak berbelit-belit.

“PPPK bisa saja mendapatkan fasilitas wirausaha berupa tomi atau toko mikro dan dumi atau duit mikro. Fasilitas ini dikhususkan bagi aparatur sipil negara (ASN) baik PNS maupun PPPK untuk berwirausaha sehingga mendapatkan tambahan penghasilan,” kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana kepada JPNN.com, Senin (21/12).

Untuk mendapatkan fasilitas tomi dan dumi ini, lanjutnya, evakuasi kinerja PPPK akan dilakukan ketat. Sebab, PPPK statusnya sistem kontrak. “Harus dievaluasi bener kinerjanya karena PPPK ini kontraknya setahun,” ucapnya.

Sebelumnya, Bima mengungkapkan, sesuai permintaan Presiden Joko Widodo agar seluruh masyarakat termasuk ASN dan pensiunan berwirausaha demi menggerakkan ekonomi bangsa.

Itu sebabnya BKN berusaha menciptakan lapangan kerja baru, dan mendorong ASN mendapatkan tambahan penghasilan. Harapannya, ASN di masa pandemi bisa tetap produktif dan berwirausaha.

“Impian untuk menjadikan ASN yang mandiri dan sejahtera bergejolak di hati kami. Tidak hanya dalam bentuk diklat tetapi bentuk riil,” kata Bima.

Impian itu, lanjutnya, diwujudkan dalam model pengembangan kewirausahaan ASN agar mandiri dan sejahtera. Di mana ASN difasilitasi BKN untuk membuka toko mikro (tomi).

Komentar