Tolak Jadi Pengacara HRS, Yusril: Saya Sudah Kafir Karena Dukung Jokowi

Senin, 21 Desember 2020 20:12

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra mengaku dihubungi oleh pentolan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) Bachtiar Nasir untuk membantu Imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dalam menghadapi kasus hukum yang tengah dijalaninya.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini menegaskan, dia menolak dengan tegas ajakan tersebut.

“Hari ini Bachtiar Nasir melalui seseorang menghubungi saya, karena besok akan diperiksa sebagai tersangka, kayanya Rizieq. Saya katakan, Mohon maaf. Silahkan pak Bachtiar Nasir menghubungi Bapak Prabowo Subianto,” kata Yusril dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/12/2020).

Yusril kemudian meminta maaf kepada Bachtiar Nasir karena tak bisa membantu Habib Rizieq menghadapi masalahnya.

Yusril bahkan mengatakan, dia dianggap telah murtad karena saat Pilpres 2019 lalu, dia mendukung Presiden Joko Widodo.

Untuk itu, dia mengusulkan agar pihak Habib Rizieq menghubungi Prabowo Subianto.

“Silakan menghubungi Pak Prabowo sebagai Menhan, saya yakin Menhan bisa membantu. Saya sudah kafir dan murtad gara-gara mendukung Pak Jokowi menurut versi Anda,” kata Yusril.

Yusrli lantas menanyakan komitmen partai-partai Islam yang katanya memperjuangkan hak-hak umat Islam.

“Selama ini membela umat dan ulama adalah kami, tanpa sedikitpun meminta apapun. Dan sekarang parpol yang menurut Anda paling membela Islam sekarang pada kemana?,” kata Yusril.

Komentar