Jalanan Sempat Bergerak dan Retak, Ini Kondisi Terakhir Akses Jalan ke Wisata Malino

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, GOWA -- Kondisi terkini di ruas Jalan Poros Malino, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa yang sempat bergerak, kini telah diperbaiki.

Bergeraknya jalan itu akibat guyuran hujan yang terjadi tanpa henti pada Sabtu malam (19/12/2020). Hal itu membuat jalanan itu retak dan membentuk lubang sedalam 50 sentimeter, dengan panjang 100 meter.

Kapolsek Parangloe, Iptu Kasmawati, mengatakan, jalanan itu telah diperbaiki oleh Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Selatan beberapa hari pasca kejadian.

"Kemarin sudah. Hanya diisi yang lubang. Mereka (Dinas PUPR) mau lihat pergerakan tanahnya," kata Kasmawati, Selasa (22/12/2020).

Perwira dua balok ini menjelaskan, perbaikan jalan itu dilakukan dengan cara ditambal di bagian yang retak menggunakan material aspal.

Jalanan itu pun kini telah bisa dilalui oleh pengendara mobil dan motor. Hanya saja, lanjut Iptu Kasmawati, dia hanya mengimbau pengendara agar mencari jalan alternatif demi mencegah hal yang tak diinginkan terjadi.

"Bisa dilalui kendaraan tertentu. Namun kami tetap mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk menggunakan jalur alternatif," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, fenomena tanah bergerak terjadi di Kabupaten Gowa. Akses Jalan dari arah kota Sungguminasa ke kawasan wisata Malino patut diwaspadai para pengendara.

Di Jalan Poros Malino, Kecamatan Parangloe misalnya. Jalanan yang terbuat dari aspal seketika bergerak usai diguyur hujan sejak beberapa hari yang lalu.

Akibatnya, kondisi jalan di sana mengalami kerusakan. Aspal di jalan itu retak dan kondisi jalannya tidak rata. Kapolsek Parangloe, Iptu Kasmawati pun membenarkan peristiwa yang terjadi sejak siang tadi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan