Jam Operasional Sektor Indrusti Dibatasi, Apindo: Pesta Demokrasi Bawa Malapetaka

Selasa, 22 Desember 2020 16:54

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Naiknya angka kasus Covid-19 di Sulawesi Selatan, jelas memberikan dampak terhadap pengusaha. Bagaimana tidak, sektor industri usaha harus mengikuti kebijakan pemerintah yang membatasi jam operasional hingga pukul 19.00 WITA.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel, La Tunreng mengatakan, pasca digelarnya pesta demokrasi memberi sumbangsi besar terhadap peningkatan kasus Covid-19. Hal ini justru membawa malapetaka.

“Di saat kita ini mengalami masa sulit hampir 10 bulan yang ujungnya diharapkan bisa memberikan daya bangkit yang baik bagi pengusaha ternyata pesta demokrasi membawa malapetaka,” kata La Tunreng, Selasa (22/12/2020).

Selain memperburuk kondisi ekonomi dengan dilakukan pembatasan jam kerja, maka La Tunreng mengaku potensi karyawan untuk kembali dirumahkan dan di PHK akan sangat berpeluang.

Apalagi, kata dia, kondisi ekonomi saat ini belum sepenuhnya membaik sesuai yang diharapkan. “Jelas ada peluang PHK lagi yang besar peluangnya kalau pergerakan dunia usaha dibatasi,” bebernya.

La Tunreng menjelaskan ketika ekonomi mengalami penurunan, maka pengangguran akan semakin besar. Misalnya, di saat produk yang diproduksi tidak terjual maka ongkos tenaga kerja pasti berkurang.

“Ongkos tenaga kerja ini kalau kita lihat ketika penjualan dibatasi oleh waktu maka waktu itu mengurangi jumlah biaya kerja dan berdampak dirumahkan atau di PHK,” tutupnya. (anti/fajar)

Komentar