Jokowi Gratiskan Vaksin Covid-19, Mardani: Saya Siap yang Pertama Divaksin

Selasa, 22 Desember 2020 12:07

SIMULASI: Petugas medis bersiap menyuntikkan vaksin saat simulasi pemberian vaksin covid-19 di Puskesmas Tapos, Kamis (22/10/2020). (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Keputusan Presiden Joko Widodo menggratiskan vaksin Covid-19 untuk masyarakat mendapat apresiasi dari Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Mardani H. Maming.

Mardani bahkan meyakini bahwa vaksin COVID-19 yang akan diberikan secara gratis kepadai masyarakat dapat memberikan sentimen positif bagi perekonomian nasional.

“Saya siap yang pertama divaksin untuk mendukung program pemerintah. Kami sangat mengapresiasi langkah Pak Presiden, untuk bisa menghadirkan vaksin untuk seluruh rakyat Indonesia,” kata Mardani dalam keterangan di Jakarta, Selasa (22/12).

Menurut Mardani, kebijakan vaksin gratis ini merupakan upaya nyata dari pemerintah untuk bisa memberikan kesehatan dan kepastian untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Kami yakini program ini akan menjadikan sentimen positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional kita,” ucap Mardani.

Pemberian vaksin juga diyakini bisa mempercepat upaya Indonesia melawan COVID-19, sehingga diharapkan bisa mempercepat pemulihan Indonesia di berbagai sektor terutama ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi akan bisa segera pulih dan meminimalisir angka pengangguran akibat terjadinya pandemi,” ujar Mardani.

Karena itu, HIPMI akan mendukung program vaksinasi dengan memberikan vaksin di awal bagi seluruh pengusaha yang tergabung di organisasi tersebut.

Mardani juga menekankan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk menggunakan vaksin COVID-19 karena pemerintah akan memastikan vaksin yang akan diberikan aman dan tidak memberikan efek lain yang membahayakan.

“Prinsipnya kami menginstruksikan seluruh anggota BPD dan BPC HIPMI se-Indonesia mengikuti anjuran pemerintah. Karena ada sejumlah masyarakat yang termakan isu hoax tentang vaksin. Kami justru bantu meluruskan dan meyakini bahwa vaksin yang ada insyaallah itu sudah teruji,” pungkasnya. (ant/jpnn/fajar)

Komentar